Karakter Anak Usia Dini yang Perlu Orang Tua Tahu

Si kecil tentunya akan mengalami pertumbuhan yang sangat pesat sesuai dengan umurnya. Penelitian menunjukkan 50 persen kecerdasan anak terbentuk pada rentang usia 4 tahun pertama. Pada usia ini akan memiliki kemampuan daya serap yang tinggi dan terus menurun setiap harinya. Agar stimulasi bisa lebih efektif, bunda harus mengenali karakter anak. Mari simak ulasan karakter anak usia dini yang orang tua wajib tahu.

Mengenal Karakter pada Diri Anak

1. Memiliki Rasa Ingin Tahu yang Besar
Anak usia dini, akan merasa bahwa dunia dipenuhi dengan hal hal yang menarik dan menakjubkan. Hal ini kemudian menimbulkan rasa keingintahuan yang besar pada diri anak. Contohnya pada saat masih bayi anak kerap meraih benda yang ada di dalam jangkauannya, lalu memasukkan pada mulut. Pada usia selanjutnya anak akan senang membongkar pasang segala sesuatu untuk memenuhi rasa ingin tahunya.

2. Penuh dengan Imajinasi dan Fantasi
Saat anak berusia rentang 0 hingga 6 tahun, mereka akan senang dengan hal yang bersifat imajinatif sehingga kaya akan fantasi. Anak mampu bercerita melebihi pengalaman pengalaman aktualnya. Hal ini karena imajinasi anak berkembang melebihi apa yang dilihatnya. Contohnya saat si kecil melihat robot, anak akan berimajinasi bagaimana robot itu berjalan hingga bertempur.
Jika para orang tua terus membimbing anak dengan memberikan beberapa pertanyaan, karakter anak usia dini ini akan berkembang. Anak akan menceritakan melebihi dari apa yang didengar dan dilihat sesuai dengan imajinasi yang berkembang. Cerita atau dongeng merupakan kegiatan yang banyak digemari oleh anak. Dongeng juga bisa melatih mengembangkan imajinasi dan kemampuan bahasa si kecil.

3. Memilki Sifat Egosentri
Pada umumnya anak usia dini akan memiliki sifat egosentris yang cenderung melihat segala sesuatu dari sudut pandang dan kepentinganya sendiri. Hal ini dapat dilihat dari perilakuknya, seperti suka berebut mainan, menangis bila menghendaki sesuatu atau juga memaksakana sesuatu terhadap orang lain. Sifat ini sangat alami dan naluriah dimiliki sang anak sejak ia masih berusia dini.

4. Daya Konsentrasi Pendek
Mungkin para orang tua sering mengalami anak cepat sekali mengalihkan perhatian pada kegiatan lain. Karakter anak usia dini ini sangat sulit sekali untuk bisa berkonsentrasi dalam waktu yang lama pada satu kegiatan tertentu. Si kecil tidak akan mengalihkan perhatian kecuali kegiatan yang dilakukan sangat menyenangkan. Anak akan senang melakukan kegiatan yang tidak membosankan.
Umumnya anak hanya akan mampu memperhatikan selama 10 menit saja. Tak heran jika sekolah untuk usia dini memiliki beragam metode yang digunakan untuk membuat anak tetap fokus dan bisa belajar dengan baik. Selain itu juga pembelajaran sang anak juga dibuat menyenangkan dan tidak membosankan. Bahkan ruang kelas pun dihias sedemikian rupa hingga terlihat sangat ceria.

5. Anak Makhluk Sosial
Anak sangat senang bertemu dengan teman sebayanya. Mereka akan bermain bersama dan membuat rencana untuk menyelesaikan pekerjaan. Si kecil akan terlihat senang ketika melakukan interaksi sosial kepada sesama. Tentunya hal ini sangat bagus untuk tumbuh kembang anak karena akan membantu si kecil membentuk konsep dirinya. Karakter anak usia dini ini haruslah diperhatikan bunda sehingga membuat anak mudah berinteraksi sosial.

Masih banyak lagi karakter anak yang para orang tua harus tau saat anak mengalami pertumbuhan. Dengan mengetahui karakter anak sejak usia dini, tentunya akan memudahkan orang tua untuk menangani perilaku sang anak. Anda bisa mengembangkan bakat anak sejak dini ketika sudah bisa memahami karakter sang anak. Selalu perhatikan potensi yang dimiliki sang anak untuk mendukung daya berfikirnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *