Kelebihan AC Inverter

Saat musim kemarau, udara menjadi lebih panas daripada biasanya. Orang-orang mulai merasakan tidak nyaman karena rasa gerah yang semakin parah setiap harinya. Oleh karena itu, banyak orang yang mulai menggunakan Air Conditioner (AC) untuk mendinginkan suhu di ruangan baik di kantor, rumah, maupun tempat lainnya. AC merupakan salah satu perangkat elektronik yang efektif untuk menurunkan dan menjaga suhu ruangan agar tetap stabil. Akan tetapi, AC juga merupakan salah satu peralatan elektronik yang menghabiskan banyak energi listrik. Oleh karena itu, jangan kaget jika tagihan listrikmu akan naik saat memakai AC di rumah atau kantor. Hal itulah yang menjadi pertimbangan saat akan memilih beberapa jenis AC yang nantinya digunakan di rumah atau kantor. Apakah AC yang dipilih hemat listrik? Bagaimana kinerja? Apa saja kelemahannya? Beberapa pertanyaan tersebut sebaiknya dipikirkan sebelum memutuskan membeli AC.

Secara umum, tipe AC yang diperjualbelikan di Indonesia dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu, AC Standard, AC Low Watt, dan AC Inverter. Setiap jenisnya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. AC Standard merupakan AC yang menggunakan tenaga lebih besar daripada AC Low Watt. Oleh karena itu, AC jenis ini dapat mendinginkan suhu ruangan secara cepat. Akan tetapi, AC standard menghabiskan listrik lebih banyak dibandingkan AC Low Watt. Sebagai contoh, AC standard membutuhkan 840 Watt untuk daya listrik AC 1 PK. Sementara itu, AC Low Watt hanya membutuhkan 660 Watt untuk daya listrik yang sama. Oleh karena itu, AC Low Watt lebih hemat listrik daripada AC Standard. Akan tetapi, AC Low Watt juga dikenal sebagai AC yang kinerjanya agak lambat. AC jenis ini membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mendinginkan suhu ruangan. Mengapa? Hal ini disebabkan tenaga yang digunakan oleh AC Low Watt lebih kecil dibandingkan AC standard. Sehingga, AC ini akan menghabiskan waktu lebih lama untuk mendinginkan suhu sampai level yang diinginkan.

AC inverter merupakan AC yang melengkapi kinerja dari AC Standard dan AC Low Watt. Hal yang menjadi ciri khas dari AC inverter adalah kinerja kompresor yang sangat baik dalam menyesuaikan suhu ruangan yang dibutuhkan. Caranya? Saat kamu memilih suhu sebesar 22 oC sebagai suhu ruangan, maka kompresor dari AC inverter akan mulai menurunkan suhu ruangan dengan cepat. Kompresor akan bekerja keras dan membutuhkan energi listrik yang tinggi. Akan tetapi, saat suhu ruangan yang diinginkan telah dicapai, kompresor akan mulai menurunkan kinerjanya. Sehingga, suhu ruangan tetap stabil tetapi AC tidak membutuhkan energi listrik yang banyak. Hal inilah yang membedakan AC inverter dengan AC standard. Pada daya listrik AC 1 PK, AC inverter hanya membutuhkan hanya membutuhkan 225 – 920 Watt. Hal ini bergantung pada ukuran dan merek dari AC inverter.

AC inverter juga memiliki keunggulan lain yaitu lebih hemat listrik saat dinyalakan dalam waktu yang cukup lama. Seperti yang telah dijelaskan tadi bahwa kinerja kompresor AC inverter akan turun saat suhu ruangan sudah stabil. Oleh karena itu, AC ini cocok digunakan dalam ruangan yang meggunakan AC dalam waktu cukup lama. Selain itu, AC inverter juga dilengkapi dengan tipe freon terbaru yaitu freon tipe R410A. Freon jenis ini merupakan freon yang telah direkomendasikan pemerintah karena lebih ramah lingkungan dan tidak merusak lapisan ozone.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *