Wakaf Polis Asuransi

Saat ini, ada banyak kebutuhan yang tiba – tiba datang dan membutuhkan uang yang cukup besar dalam kurun waktu singkat. Misalnya saja, ketika salah satu anggota keluarga yang sakit dan membutuhkan perawatan rumah sakit, maka tentu biaya rumah sakit tidaklah sedikit. Selain itu, beberapa murid atau mahasiswa yang baru saja memasuki jenjang pendidikan baru membutuhkan banyak biaya yang harus dipersiapkan. Jika keluarga tersebut memiliki tabungan yang memadai tentu hal ini bukanlah hal yang akan menjadi masalah. Akan tetapi, seringkali banyak keluarga yang memiliki tabungan di bawah jumlah yang dibutuhkan. Hal ini yang membawa banyak keluarga kemudian meminjam uang atau berhutang.

Padahal, masalah tersebut dapat diatasi dengan melakukan beberapa langkah preventif. Salah satunya adalah memiliki asuransi. Secara umum, asuransi merupakan sebuah lembaga keuangan yang bergerak untuk membantu masyarakat dalam mengatasi masalah finansial uang datang tiba – tiba. Asuransi berbeda dengan bank karena lembaga ini termasuk lembaga keuangan non bank. Masyarakat yang memiliki asuransi diharuskan menandatangani polis atau perjanjian asuransi yang berfungsi untuk mengatur segala hal tentang syarat, aturan, dan ketentuan yang ada di asuransi. Polis juga mengatur seberapa besar uang yang harus disetorkan oleh para pemegang premi dan besarnya biaya yang akan ditanggung oleh pihak asuransi. Sehingga, para pemegang premi bisa memilih jumlah setoran yang ingin mereka bayarkan. Ada banyak lembaga asuransi yang bisa dipilih oleh masyarakat. Salah satu lembaga asuransi yang memiliki kredibilitas baik serta melayani masyarakat dengan pelayanan terbaik adalah AXA Mandiri. Lembaga asuransi ini telah lama melayani masyarakat Indonesia untuk mempersiapkan kebutuhan finansial di masa – masa sulit setidaknya selama 15 tahun. Lembaga ini didirikan oleh dua lembaga keuangan yaitu National Mutual International Pty. Limited (AXA) dan PT Bank Mandiri Tbk. Oleh karena itu, lembaga asuransi ini telah memiliki banyak nasabah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dewasa ini, ada banyak produk asuransi yang ditawarkan oleh lembaga asuransi. Hal ini juga berlaku pada lembaga asuransi AXA Mandiri. Salah satu produk terbaru asuransi yang ditawarkan kepada para nasabah adalah wakaf polis asuransi. Apa yang dimaksud dengan wakaf polis asuransi. Secara umum, produk asuransi ini merupakan sebuah wadah yang memudahkan para nasabah untuk mewakafkan hasil premi yang mereka miliki di sebuah asuransi kepada salah satu lembaga wakaf. Oleh karena itu, wakaf polis asuransi merupakan sebuah produk hasil kerjasama antara dua lembaga yang berbeda yaitu lembaga asuransi dan lembaga wakaf. Mengapa dibuat wakaf polis asuransi?

Salah satu alasan dibentuk produk wakaf polis asuransi adalah untuk memudahkan masyarakat dalam beramal dan menyalurkan uang yang mereka miliki di dalam polis asuransi kepada masyarakat atau lembaga lain yang membutuhkan. Hal ini juga terjadi karena adanya potensi wakaf yang cukup besar di Indonesia akan tetapi belum dapat dimanfaatkan. Lantas, bagaimana cara menyalurkan wakaf polis asuransi?

Secara umum, wakaf polis asuransi dibedakan menjadi dua yaitu wakaf manfaat asuransi dan wakaf investasi. Besarnya wakaf manfaat asuransi adalah maksimal 45%. Sedangkan besaran wakaf investasi maksimal adalah 30%. Nantinya, dana wakaf akan dicairkan ketika nasabah melakukan klaim asuransi yang mereka miliki. Selain itu, wakaf polis asuransi juga bisa dilakukan secara langsung dengan melakukan pemotongan manfaat asuransi yang diterima oleh nasabah setiap bulannya. Sehingga, nasabah bisa mewakafkan polis asuransi secara rutin setiap bulannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *